This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions..

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions..

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions..

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions..

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions..

Kamis, 16 Mei 2013

BAB 7 Perencanaan dan Operasionalisasi Usaha

Kaidah Perencanaan Usaha Hasil analisis SWOT bisa dijadikan pedoman untuk memulai merencanakan sesuatu. Perencanaan yang detail akan membuat kita lebih siap dalam menghadapi risiko, selain itu juga akan mendorong rasa percaya diri yang tinggi dan rasa optimis untuk sukses dari usaha yang dikelolanya. Usaha yang sudah direncanakan dengan baik pun kadang kala mengalami kegagalan. Perencanaan yang baik untuk sebuaah usaha baru perlu dirumuskan, dan untuk itu, cobalah berpikir untuk SMART yang diuraikan satu persatu: 1.Specific : mengandung arti bahwa perencanaan yang dibuat tidak akan bermakna ganda, sehingga pencapaian tujuan akan lebih terarah karena dalam perencanaan tersebut lebih berfokus dan sangat jelas mengenai apa yang diinginkan . 2.Measurable : perencanaan yang dibuat harus terukur, sehingga kita akan tau kapan perencanaan tersebut telah tecapai. 3.Achievable : bahwa perencanaan yang telah diperbuat tersebut harus dicapai , jangan terlalu jauh memikirkan hal-hal ynag besar, kita harus memecahkannya menjadi lebih kecil. 4.Reasonable : dimana perencanaan yang baik harus memenuhi persyaratan factual dan realistis. 5.Trackable : setiap perencanaan yang telah dibuat dalam pencapaian tujuan usaha, harus dapat dilacak untuk mengetahi setiap kemajuan. Penentuan lokasi dan fasilitas pendukung (Layot) Lokasi sangat menentukan keberhasilan suatu usaha, tanpa mempertimbangkan dengan baik dalam menentukan lokasi, maka akan berakibat pada sepinya pengunjung atau tidak dapatnya perusahaan melakukan perluasan. Untuk memilih lokasi perlu dipertimbangkan sesuai keperluan, yaitu antara lain : a.Lokasi kantor, yaitu diperuntukan sebagai tempat pengendalaian kegiatan operasional unit dibawahnya b.Lokasi pabrik, yaitu lokasi yng digunakan untuk melakukan proses produksi barang atau jasa. c.Lokasi Gudang, merupakan tempat penyimpangan barang milik perusahaan baik barang yang masuk maupun barang yang keluar. d.Lokasi Cabang, yaitu lokasi kegiatan usaha perusahaan dalam melayani konsumen langsung pada wilayah-wilayah tertentu. Beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan dalam penentuan lokasi, yaitu: 1. Dekat dengan pasar atau pelanggan. 2. Dekat dengan sarana transportasi. 3. Pasokan tenaga kerjanya terjamin kesediaannya. 4. Listrik, air dan sarana prasarana lainnya. 5. Dekat dengan lembaga keuangan. 6. Dekat dengan kawasan industri pendukung. 7. Dekat dengan pusat pemerintahan. 8. Lokasi dapat dikembangkan. 9. Pertimbangan social budaya masyarakat dan lngkungannya. 10.Hukum yang berlaku dilingkungan tersebut. 11.Dekat dengan pelabuhan, bandara, stasiun dan terminal. 12.Besarnya nilai investasi untuk lokasi. 13.Nilai ekonomis masa datang dari lokasi. 14.Iklim dan tekstur tanah serta pertimbangan lainnya. Perusahaan harus menentukan tujuan yang hendak dicapai dan pertimbangkan lainnya dalam penentuan layout, yaitu: a.Perusahaan dapat menentukan lokasi yang tepat, baik lokasi pabrik, gudang, kantor pusat maupun cabang. b.Mempertimbangkan urutan produksi. c.Perusahaan harus menentukan kapasitas atau metode persediaan yang paling baik. d.Perusahaan dapat menentukan tata letak. e. Kemudahan dalam perawatan dan fleksibilitas. f.Dapat menentukan kualitas dan keselamatan kerja. g.Posisi sinar matahari, pendingin dan kebisingan suara. h.Dan pertimbangan lainnya yang memberikan efisiensi.

Bab 6 Mengenali Peluang dan Memilih Jenis Usaha

Wirausahawan harus memiliki "keberanian" yang menakjubkan untuk mengubah sesuatu yang tidak berarti menjadi kesuksesan. Harus berani memanfaatkan setiap "ancaman" menjadi "peluang" bukan sebaliknya justru berusaha menghindar dari "ancaman". Salah satu alat untuk mengukur hal yang mungkin dan tidak mungkin dilakukan oleh usahawan yaitu menggunakan menggunakan analisis terhadap kelemahan, kekuatan, peluang, dan ancaman (strengths, weaknesses, opportunities, and threats) atau yang lebih dikenal dengan sebutan analisis SWOT. Berikut adalah cara sederhana yang dapat dilakukan dalam menerapkan analisis SWOT. a. Melihat kekuatan yang dimiliki seperti lokasi, sumber-sumber bahan baku yang mudah didapat, mudah dijangkau oleh konsumen atau pelanggan, dan kekuatan lainnya yang dapat dimanfaatkan. Contoh: lokasi di dekat kampus atau mall dapat dikembangkan menjadi kos-kosan, warnet, rental computer, dan masih banyak lagi. b. Melihat kelemahan yang dimiliki agar kita tidak memaksakan diri melakukan usaha yang sebenarnya tidak dapat dilakukan karena kita memiliki kekurangan tertentu. Contoh: sebaiknya jangan membuka usaha rental computer, tetapi tidak mengetahui sama sekali keterampilan dalam mengoperasikan computer. c. Melihat peluang yang dapat dimanfaatkan dan memberikan keuntungan. Contoh: membuka usaha fotokopi dilingkungan dekat kampus, membuka usaha kantin dilingkungan perkantoran, dan lain-lain. d. Melihat ancaman terhadap usaha-usaha yang berisiko tinggi, memiliki siklus hidup yang pendek, dan tidak terukur. Terlebih lagi jika pesaing-pesaing kita memiliki kemampuan yang lebih baik dari kita. Contoh: investasi saham, di mana kita tidak memiliki cukup ilmu tentangnya atau bermain dipasar yang pelakunya sudah sangat banyak. Di bawah ini adalah daftar sumber ide yang dapat memberikan gagasan awal atau pemikiran awal untuk menentukan usaha apa yang hendak dijalankan: -Lihat barang-barang disekeliling dan yang sedang kita gunakan -Rasakan apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh diri -Browsing Internet yang menyediakan informasi bisnis -Baca buku yang berkaitan dengan kewirausahaan -Baca Koran, majalah, atau tabloid yang berisikan peluang usaha -Baca buku kuning telepon (yellow pages) -Baca perpustakaan umum, perpustakaan sekolah atau kampus -Kunjungi teman, kenalan, atau sahabat -Kunjungi bursa efek, amati tren capital dan peluang lainnya -Ikuti kursus kewirausahaan -Temani pengacara atau konsultan ketika bertemu kliennya -Dapatkan informasi dan buku-buku dari kedutaan besar -Kunjungi pusat-pusat incubator bisnis -Kunjungi pusat-pusat perbelanjaan dan restoran waralaba -Kunjungi penemuan baru, pameran dagang, dan pameran-pameran lainnya -Kunjungi perusahaan pesaing -Kenali konsumen atau pelanggan potensial -Kenali agen, distributor, atau pedagang besar -Lakukan hobi dan wisata -Kenali broker paten dan jasa informasi produk lisensi -Kunjungi lembaga penelitian dsn universitas -Ikuti seminar, forum diskusi, lokakarya, atau symposium -Kunjungi asosiasi dagang dan bisnis -Masuk sebagai anggota partai tertentu -Ikuti pertemuan alumni -Ikuti kebijakan dan keadaan ekonomi Negara -Dan masih banyak lagi Selama masih ada kebutuhan dan keinginan, selama itu pula masih terdapat peluang yang dapat kita manfaatkan, misal: a. Mengenali kebutuhan pasar b. Mengembangkan produk yang telah ada dipasaran c. Memadukan bisnis-bisnis yang ada d. Mengenali kecenderungan (tren) yang terjadi e. Mewaspadai segala kemungkinan yang awalnya terlihat sepele, yang ternyata setelah ditekuni dapat menjadi bisnis yang luar biasa. f. Menggunakan asumsi-asumsi yang baru (tidak baku) Beberapa langkah untuk mengenali dan memilih peluang bisnis yang tepat antara lain: a. Tentukan tujuan besar yang hendak dicapai b. Buat daftar ide sebanyak-banyaknya yang menarik pikiran c. Nilai kemampuan, kekuatan, karakteristik yang diperlukan untuk mencapai sukses dalam bisnis yang anda lakukan. d. Buatlah table criteria bisnis yang diperlukan, nilai dan pilih menurut tingkat kepentingannya e. Bandingkan dan dapatkan saran dari pengusaha, konsultan, atau mentor. f. Lakukan riset untuk menilai keadaan bisnis saat ini dan masa mendatang g. Pilih salah satu dari ide yang kemungkinan memiliki tingkat keberhasilan terbesar dan resiko terkecil.

Kamis, 25 April 2013

Kisah Sukses Bob Sadino

Kisah Sukses Bob Sadino Mengisahkan tentang Bob Sadino lelaki kelahiran Lampung 9 maret 1933. Ia merupakan seorang wirausahawan yang mengawali usahanya dari bawah, ia bukanlah berasal dari keluarga berada dan bukan berasal dari keluarga seorang wirausaha. Walau dulunya ia adalah mantan karyawan Unilever dan sopir taxi. Namun sekarang dia menjadi pemilik tunggal sebuah Supermarket (Kem Chicks). Setelah 9 tahun ia merantau di Belanda, Amsterdam, dan Hamburg, Jerman, akhirnya ia rindu kampung halamannya di Lampung. Bob Sadino membawa pulang istrinya dan kehidupannya menjadi serba kekurangan saat berada di kampungnya. Padahal sebelumnya mereka hidup serba kecukupan dengan gaji yang cukup besar. Di tanah air ia mempunyai tekad tidak lagi ingin jadi karyawan. Berbagai pekerjaan ia lakukan demi menghidupi keluarganya, ia juga pernah jadi kuli bangunan yang upah per harinya Rp 100. Suatu ketika teman Bob memberi saran agar ia memelihara ayam untuk menghilangkan pikiran yang membebani hidupnya. Ia pun tertarik, dan memulai usaha berternak ayam. Dari situ ia medapat ilham bahwa ayam saja dapat berjuang untuk hidup kenapa manusia tidak. Dalam setengah tahun ia telah memiliki pelanggan yang banyak. Selain itu Bob dan istrinya mahir berbahasa Inggris sehingga pelanggan mereka kebanyakan orang asing yang banyak yang bertempat tinggal di Kemang, Jakarta. Sering sekali Bob dan istrinya ini dimaki para pelanggan bahkan pembantu orang asing pun. Mereka akhirnya menyadari kesalahannya dan meningkatkan mutu pelayanannya dan perubahan Bob berubah dari seorang feodal menjadi pelayan. Lama kelamaan ia menjadi pemilik tunggal supermarket Kem Chicks, dan ia pun selalu menunjukkan penampilan yang sederhana, yaitu dengan memakai celana pendek dan kemeja yang berlengan pendek. Kesuksesan itu diraihnya dan memulai mengembangkan agribisnis terutama pada tanaman holtikutura. Untuk membantu kelangsungan bisnisnya ia berkejasama dengan beberapa petani yang tersebar di beberapa daerah. Dia yakin bahwa kegagalan demi kegagalan merupakan awal dari keberhasilan. Menurutnya uang bukanlah hal yang utama, yang terpenting komitmen,kemauan,menangkap peluang dan mencarinya. Bob merupakan orang yang luwes, selalu bersedia mendengarkan keluhan dan saran para pelanggannya. Dengan cara itu ia meraih simpati dari pelanggannya. Mulanya ia selalu menghadapi kegagalan dan menghilangkan depresi pada Bob, ia mendapat ayam sejumlah 50 ekor pemberian Sri Mulyono Herlambang, kenalannya. Dari sinilah usahanya berkembang, mulai ia menjadi pemilik tunggal Kem Chiks lalu merambah menjadi pengusaha sayur yang bersimstem hidroponik. Lalu ada Kem Food , yaitu sebuah pabrik pengolah daging yang berada di Pulogadung dan usaha lain miliknya yang tersebar di beberapa daerah. Perjalanan hidup yang dijalani Bob sadino tidaklah terus berjalan lancar, pasti rintangan yang berat pernah dihapinya juga. Namun demikian tekad dan semangat juangnya tak pernah padam hingga dia menjadi sukses seperti sekarang ini

Bab V Kreativitas dan Inovasi dalam Berwirausaha

Kreativitas adalah kemampuan untuk mengembangkan gagasan-gagasan dan cara-cara baru dalammemecahkan masalah dan menemukan peluang Inovasi adalah kemampuan menerapkan kreativitas dalam rangka memecahkan masalah dan menemukan peluang Para peneliti telah membedakan tipe kreativitas dalam kehidupan sehari-hari, yaitu : 1.Membuat atau menciptakan, yaitu proses membuat sesuatu dari tidak ada menjadi ada 2.Mengombinasikan dua hal atau lebih yang sebelumnya tidak saling berkaitan menjadi saling bermanfaat 3.Memodifikasi sesuatu yang memang sudah ada Hambatan dan Teknik Meningkatkan Kreativitas 1)Hambatan Kreativitas Seorang pakar mengartikan hambatan kreativitas sebagai dinding atau bangunan mental yg menghambat kita untuk memahami atau menemukan pemecahan atas suatu masalah. Hambatan-hambatan kreativitas dapat dijelaskan sebagai berikut : •Hambatan Psikologis •Hambatan Budaya •Hambatan Lingkungan •Hambatan Bahasa Berpikir •Hambatan Keterpakuan fungsional •Hambatan Kebiasaan Memandang 2)Teknik Meningkatkan Kreativitas Cara umum yang dipakai adalah dengan mengubah cara berfikir dan proses bertindak. Berbagai riset telah dilakukan untuk mencari cara-cara meningkatkan kreativitas dalam proses pemecahan masalah. •Perumusan masalah secara kreatif •Bertanya dan bertanya •Curah Gagasan •Orang aneh •Iklim Kreatif Arti Penting Inovasi dalam Kewirausahaan Ada lima jenis inovasi yg penting dilakukan pengusaha : 1.Pengenalan barang baru atau perbaikan barang yang sudah ada\ 2.Pengenalan metode produksi baru 3.Pembukaan pesan baru, khususnya pasar ekspor atau daerah yang baru 4.Penciptaan/pengadaan persediaan bahan mentah atau setengah jadi 5.Penciptaan suatu bentuk organisasi bentuk baru Melindungi Gagasan dari Hasil Kreativitas dan Inovasi Beberapa langkah untuk mendapatkan hak paten Langkah 1 : Tentukan bahwa yang ditentukan benar-benar baru Langkah 2 : Dokumentasikan produk yg ditemukan tersebut Langkah 3 : Telusuri paten-paten yg telah ada Langkah 4 : Pelajari hasil gtelusuran Langkah 5 : Mengajukan lamaran hak paten yg berisi : a.Pernyataan yg membuat penemuan itu benar-benar asli b.Deskripsi atau gambaran penemuan disebut spesifikasi dan batas penemuan disebut klaim, yg mengidentifikasikan sifat-sifat penemuan baru c.Gambar penemuan

Bab IV Motivasi menjadi pengusaha sukses

Telah banyak riset yang telah dilakukan oleh banyak peneliti untuk memahami munculnya kewirausahaan, yang hasilnya memberikan pemahaman dan kebenaran bahwa mitos-mitos tersebut tidak boleh dipercaya. Berikut mitos-mitos yang selalu kita dengar ditengah masyarakat : •Mitos : Wirausaha merupakan bakat dan keturunan Bakat memang dapat membantu seseorang menjadi pengusaha, namun bukanlah satu-satunya menjadi penentu untuk menjadi pengusaha. •Mitos : Pengusaha adalah pelaku, bukan pemikir Pengusaha adalah pelaku sekaligus pemikir. Wirausaha harus memiliki kecakapan dalam mempersiapkan bisnisnya dengan strategi. •Mitos : Wirausaha tidak dapat diajarkan atau dibentuk Kewirausahan mempunyai model, proses, dan studi kasus yang menjelaskan bahwa karakteristik kewirausahaan sebenarnya dapat diciptakan. •Mitos : Pengusaha adalah selalu sebagai investor Meskipun seseorang pada awalnya tidak mampu menjadi investor, jika ia memiliki kemampuan inovasi yang baik, maka kemampuan tersebut dapat pula dijadikan modal yang dapat menggantikan sumber daya uang sebagai investasi. •Mitos : Pengusaha membutuhkan keberuntungan Apa yg muncul sebagai keberuntungan sebenarnya membutuhkan suatu persiapan, penentuan tujuan, keinginan kuat untuk mencapainya. •Mitos : Pengusaha harus selalu sukses dan tidak boleh gagal Persepsi ini sangat keliru, karena pengusaha yang sukses selalu membangun bisnisnya dengan jatuh bangun dan banyak yang mengalami kegagalan. •Mitos : Pengusaha adalah sama seperti penjudi Pengusaha tidak dapat dikatakan sebagai penjudi, karena seorang penjudi terkadang tidak dapat menghitung resikonya dan mendapatkan kemenangan hanya dari keberuntungan sedangkan pengusaha mendapatkan keuntungan dari menghitung resiko. Menurut McGrath dan MacMillan (2000) dalam Rambat (2004), lima karakteristik yg umumnya dimiliki oleh pengusaha : 1.Pengusaha sangat bersemangat dalam melihat atau mencari peluang-peluang baru 2.Pengusaha mengejar peluang dengan disiplin yang ketat 3.Pengusaha hanya mengejar peluang yang sangat baik dan menghindari mengejar peluang lain yang belum jelas 4.Pengusaha berfokus pada pelaksanaan 5.Pengusaha mengikutsertakan energy setiap orang yang berada dalam jangkauan mereka

Bab III Menerapkan Sikap Mental Bisnis Orang Cina

Seperti yang sudah kita ketahui di Indonesia Banyak pendatang dari etnis China terutama di Dki Jakarta. Mereka sangat pandai dalam berdagang. Seperti di Jakarat sudah banyak etnis China yang menjadi pengusaha. Mereka sukses dalam berusaha. Berikut Falsafah Bisnis Orang China : 1.Untuk mencapai sukses orang Cina harus berdagang. Bekerja keras dan berani membuka peluang usaha baru merupakan kunci keberhasilan, hasil keberhasilan dan kegagalan ditentukan oleh sikap, usaha, dan keyakinan 2.Berdagang bisa dijadikan sebagai hobi tetapi bukan untuk mengis waktu luang. Berdagang adalah pekerjaan yg serius bukan pekerjaan yg ikut-ikutan 3.Pengalaman berdagang diberikan kepada anak cucu agar mereka mengenal ilmu perdagangan sehingga memiliki sikap mental yang matang dan terampil saat berdagang 4.Keuntungan yg diperoleh sebaiknya tidak dibelanjakan. Keuntungan tersebut harus digunakan untuk menambah modal dan melakukan investasi 5.Orang China suka perdagangan yang memberiikan keuntungan jangka panjang dan berkelanjutan dalam waktu yg lama 6.Pedagang yg jatuh akan merasa sakit, tetapi rasa sakit itulah yang membuat bangkit kembali Berikut Cara Bisnis Orang China : 1.Untuk dapat menjadi pedagang sukses harus mendapat keyakinan dari pelanggan. Keyakinan adalah kunci keberhasilan 2.Tidak boleh pelit mengeluarkan biaya tambahan untuk memikat hati pelanggan 3.Bekerja minimal 18 jam sehari 4.Harus fleksibel dan beradaptasi dengan kondisi yang ada 5.Tempat usaha harus mudah diakses dan menarik perhatian konsumen untuk mengunjunginya 6.Tidak boleh semata-mata mengikuti pola pikirnya, tetapi mengikuti perilaku, minat, dan kehendak orang banyak 7.Bekerja sendiri supaya dapat mandiri serta memiliki daya juang, semangat tinggi, dan pantang menyerah 8.Citra (image) dibentuk dengan pelayanan yang diberikan bukan pada gaya dan kebaikkan berpakaian 9.Lebih suka mempekerjakan sanak keluarganya sendiri untuk membantu kegiatan perdagangan 10.Akan merasa rendah diri jika gagal hidup mandiri dan hanya mendapat gaji sepanjang hidupnya 11.Sebagian keuntungan harus disimpan untuk mengembangkan kegiatan perdagangan Itulah Falsafah dan Cara bisnis orang China sehingga bisa menjadi pengusaha yang sukses dan berkembang.

Kamis, 21 Maret 2013

BAB II 

Persiapan Pribadi Pengusaha Muda 

          Anak muda lebih gesit dan lincah, memiliki kreativitas yang tinggi, serta cepat dan berani dalam mengambil tindakan. 
Bisnis Kreativ Anak Muda : Distro 
          Distro (distribution outlet) yang semakin marak di  Bandung sejak 10 tahun terakhir telah menjadi satu bisnis anak muda yang mengedepankan kreativitas desain. Bisnis kreatif anak muda memang menjual ide yang akhirnya dituangkan dalam berbagai macam produk. Tanpa inovasi, bisnis kreatif akan mati. Meski saat ini keberadaan distro sudah semakin banyak, para pengusahanya tidak menganggap satu sama lain sebagai pesaing. 
         Usaha distro juga memungkinkan anak-anak muda berusia 20-an menjadi jutawan. Omzet penjualan ada yang mencapai 300-jutaan sebulan dan keuntungan tidak kurang mencapai 100 jutaan, sebuah niali uang yang cukup besar bagi usia anak muda dibandingkan dengan gaji seorang direktur pada sebuah industri manufaktur yang berkisar antara 20-35 juta perbulan. 
Mempersiapkan diri untuk menjadi pengusaha muda
         Dengan berpedoman pada prinsip " Jika orang lain mampu, saya  pun mampu". Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk menjadi pengusaha muda, yaitu kepribadian, keterampilan, kekuatan, dan kemauan merealisasikan mimpi menjadi kenyataan.

1. Membangun Kepribadian Pengusaha Muda 
     Keberhasilan sebuah usaha sangat ditentukan oleh sosok pribadi sang pengusaha. Kepribadian yang matang memudahkan kita untuk mengenal diri sendiri, memahami perubahan sikap mental, dan menyesuaikan diri sengan orang lain. 
          Beberapa hal yang terkait dengan usaha membangun kepribadian :
  • Mengenal Diri Sendiri
          Ada beberapa hal yang harus dibangun terkait dengan mengenal diri sendiri, yaitu : mengenal karakter pribadi, mengenal bakat dan kemampuan 
  • Mempersiapkan Perubahan Sikap Mental
          Bagi pengusaha muda harus mempersiapkan perubahan sikap yang  terdiri atas : siap menghadapi ketidakpastian, siap mengatakan "Bisa", siap bekerja keras, tekun dan sabar, berani mengambil risiko dan jangan sampai rugi.

2. Mempersiapkan Keterampilan Pengusaha Muda 
          Untuk menjadi pengusaha muda yang sukses diperlukan beberapa keterampilan softskill yang harus dikuasai, yaitu : 
  • Menjaga reputasi 
  • Kemampuan membangun jaringan
  • Naluri mengenali peluang usaha
  • KIemampuan persusai dan negosiasi
3. Membangun Usaha Saat Muda
         Ada beberapa alasan  mengapa usaha disaat muda perlu dikembangkan 
  • Adanya kekuatan positif yang dimiliki kaum muda, terutama mahasiswa untuk berhasil dalam dunia usaha
  • Ada peluang cukup besar berwujud potensi yang perlu dikembangkan dari status mahasiswa dan kaum muda
4. Merealisasikan Mimpi Menjadi Kenyataan
         Ada beberapa hal yang diperlukann dalam mencapai mimpi: 
  • Mengubah mimpi menjadi visi
  • Menyusun rencana strategis
  • Menetapkan rencana jangka pendek
  • Melaksanakan usaha